Totto-chan: Gadis Cilik di Jendela

hmmmm… ini adalah satu buku baru yang baru saja selesai saya baca, dan ternyata benar2 luar biasa karena di dasarkan pada kisah nyata kehidupan pengarang buku ini sendiri yaitu TETSUKO KUROYANAGI …. :up: :up: :up:

Totto-chan: Gadis Cilik di Jendela ini mengisahkan pengalaman Totto-chan (panggilan kecil Tetsuko Kuroyanagi) gadis cilik yang kalau boleh saya katakan anak yang “sangat aktif dan memiliki rasa ingin tau yang tinggi“, menjalani kehidupan di Sekolah Dasar (SD) bernama TOMOE GAKUEN

sebelum bersekolah di Tomoe Gakuen, Totto-chan sebetulnya telah masuk SD umum, tapi karena tingkah laku Totto-chan yang agaq “aneh” sehingga gurunya tidak mampu mengasuhnya, maka Totto-chan dikeluarkan dari SD tersebut, dan itu terjadi saat Totto-chan masih berada di bangku kelas 1 (peristiwa yang langka…:lol:), sehingga ibu Totto-chan memindahkan Totto-chan ke Tomoe Gakuen.
sekolah Tomoe Gakuen tidak seperti sekolah pada umumnya, murid murid tidak belajar di dalam gedung sekolah melainkan di dalam gerbong kereta yang tidak terpakai lagi. selain itu ti Tomoe Gakuen para murid juga boleh mengubah urutan pelajaran sesuai keinginan mereka. ada yang memulai hari dengan belajar fisika, ada yang mendahulukan menggambar, ada yang ingin belajar bahasa dulu, Totto-chan pun merasa kerasan. karena sekolah itu begitu unik, Totto-chan pun merasa kerasan.
walaupun belum menyadari , Totto-chan tidak hanya belajar fisika, berhitung, musik, badasa dll di sana, ia juga mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang persahabatan, rasa hormat dan menghargai orang lain, serta kebebasan menjadi diri sendiri.

sayangnya pada tahun1945 sekolah Tomoe Gakuen hancur terbakar oleh bom-bom pesawat Amerika dan hanya beroperasi selama 8 tahun dari tahun berdirinya sekolah ini yaitu pada di tahun 1937/
Tomoe Gakuen didirikan oleh seorang Kepala Sekolah yang sangat dicintai oleh semua murid-murid Tomoe Gakuen termasuk juga Totto-chan, yaitu SOSAKU KOBAYASHI(18 Juni 1893 – 1963), dia merupakan sosok pendidik yang sangat luar biasa seperti yang diungkapkan oleh Tetsuko Kuroyanagi pada Bab “Catatan Akhir” di buku ini:
Mr. Kobayashi yakin bahwa setiap anak dilahirkan untuk menjadi baik, yang dengan mudah bisa rusak karena lingkungan mereka atau karena pengaruh-pengaruh buruk orang tuanya. Mr. Kobayashi berusaha menemukan “watak baik” setiap anak dan mengembangkannya agar anak-anak tumbuh menjadi orang dewasa dengan kepribadian yang khas

Tetsuko Kuroyanagi menggambarkan semua memori yang diingatnya sat bersekolah di Tomoe Gakuen. benar-benar pengalaman yang sangat berharga baginya dan dia yakin jika dia tidak bersekolah di Tomoe Gakuen dan tidak bertemu dengan Mr. Kobayashi, sudah tentu kebanyakan orang akan mengecap dia sebagai “anak nakal”.
dalam buku tersebut juga diterangkan bahwa Teman seangkatan Totto-chan ada sebanyak 11 orang termasuk Totto-chan. mereka adalah:

1. Akira Takahashi (Takahashi)
2. Miyo Kaneko (Miyo-chan)
3. Sakko Matsuyama (Sakko-chan)
4. Taiji Yamanouchi (Tai-chan)
5. Kunio Oe (Oe)
6. Kazuo Amadera (Amadera)
7. Aiko Saisho
8. Keiko Aoki (Keiko-chan)
9. Yoichi Migata
10.Yasuaki Yamamoto (Yasuaki-chan)

sayangnya tidak ada dokumentasi mengenai Tomoe Gakuen, seperti ungkapan Tetsuko Kuroyanagi yang mengatakan bahwa:
Mr. Kobayashi membenci publikasi, bahkan sebelum perang pun dia tidak mengizinkan Tomoe Gakuen difoto atau sistemnya yang tidak konvensional dipublikasikan. itu mungkin salah satu alasan mengapa sekolah kecil dengan jumlah murid paling banyak 50 orang itu luput dari perhatian dan berhasil bertahan. alasan lainnya adalah kenyataan bahwa Mr. Kobayashi adalah tokoh pendidik anak yang sangat dihormati di Departemen Pendidikan

😮 :yes:

edited 26 July 2009

maria baru kali ini temukan Foto Totto-chan asli, ternyata dia masih kelihatan muda, dandanannya cukup nyentrik dibandingkan teman seangkatannya Taiji Yamanouchi yang dulu sewaktu kecil mengatakan tidak mau menikah dengan Totto-chan 😆 dan profesi Totto-chan sekarang sebagai UNICEF Goodwill Ambassador :up: :up:
selain itu, ternyata dia juga pernah berkunjung ke Aceh paska Tsunami 2006


di atas foto terbarunya di ambil tanggal di Tokyo pada 1 July 2009 bersama Ban Ki Moon (United Nations Secretary General)


ini Foto Totto-chan saat bekunjung ke Aceh


Taiji Yamanouchi

Advertisements

22

kemarin, tepatnya 9 Juli 2007 saya sudah resmi menginjak usia 22 tahun…. bisa dibilang sampai saat ini banyak yang hal yang terjadi di luar prediksi sebelumnya…hmmmm, entah itu masalah pekerjaan, keinginan melanjutkan sekolah sampai masalah keluarga, semuanya semakin komplex and beragam…. kalo boleh berbicara bijak “itu mungkin memang jalan kehidupan yang harus saya jalani“….
yang namanya manusia harus bisa menerima, berusaha dan berharap, kalo ngak begitu mungkin ngak akan bisa bertahan jadi mahluk hidup 😆 😆
kalo di ingat2 rasanya kemarinlah ulang tahun terSpesial yang pernah saya dapatkan, karena biasanya juga orang tua saya selalu lupa itu tanggal ulang tahun saya, jadi sedih neh :cry:, tapi mungkin emang di taun2 lalu saya sedang apes, makanya suka dilupain :doh:
terlepas dari itu semua, saya sangat sangat sangat bersyukur dapat melewatkan hari-hari bahagia kemarin di tanggal 9 Juli 2007 itu, paling tidak di saat itu sy sudah sempat membahagiakan kedua orang tua dengan menyelesaikan kuliah tepat waktu 28 Pebruari 2007 kemarin….:happy:
sekarang tinggal terus memperbaiki diri, supaya bisa jadi Dewasa sedikit dikurangi sifat kekanakan seperti Harapan Bapak ku tercinta… yaaaah mungkin agak berat,tapi nggak ada salahnya berusaha….:D: betul kan?!