Rinjani, I’m Coming


Setelah sekian lama hanya bisa menahan keinginan, akhirnya kesempatan itu datang juga… :happy: :happy: :happy: kemarin tanggal 2 sampai dengan tanggal 5 ocktober 2009, maria sempat juga menaiki Gunung Rinjani bersama dengan 12 orang lainnya yang kesemuanya masih termasuk keluarga… :yes: walaupun tidak mendaki sampai ke puncak Rinjani, tapi maria sudah sangat puas bisa sampai melihat langsung Danau Segara Anak dan menginap di sana :hat: :hat: :hat:

Jalur pendakian Gunung Rinjani yang Resmi ada 2 jalur, yaitu Jalur Senaru dan Jalur Sembalun. Kalau masih pemula, maka jalur yang dianjurkan adalah Jalur Senaru, karena medannya tidak terlalu terjal di bandingkan Jalur Sembalun dan cukup sehari untuk bisa sampai ke Danau Segara Anak. selain itu Jalur Senaru ini melewati hutan Taman Nasioanl Gunung Rinjani, sehingga suasananya sangat teduh tapi jalannya terus menanjak naik, sangat jarang jalur datarnya, dibandingkan jalur Sembalun yang walaupun lebih landai tapi medannya berupa savana luas sehingga terik matahari langsung cepat membuat kelelahan… :faint: jarak dari Pintu Masuk Taman Nasioanl Gunung Rinjani di jalur senaru sampai Danau Segara Anak adalah 9,5 km … :up: :up: :up:

Rincian Perjalanan yang maria lalui adalah sebagai berikut … 🙂

1. tanggal 2 oktober 2009 pukul 16.00 berangkat naik motor sambil bawa bekal untuk pendakian gunung menuju ke rumah nenek di Batu Kok, desa Bayan, tiba pukul 17.46 maria tidak ikut dengan rombongan yang lain, karena tidak cukup tempatnya di dalam mobil :p …. selain itu, setelah turun gunung rencananya mau jalan-jalan di Bayan dulu, baru pulang lagi ke Mataram 😀

2. setiba di Batu Kok rencana berangkat mendaki berubah, yang semula berangkat pada pukul 05.00 pagi tanggal 3 oktober, malah kami nekat berangkat pada malam hari tanggal 2 oktober … :faint: kebetulan pada malam itu bulan belum purnama penuh tapi sangat membantu menjadi penerang jalan malam hari… benar saja, kami berangkat tengah malam dari Rinjani Trek Center senaru (RTC senaru) pukul 23.00 (itu termasuk pendakian illegal :p :p :p)

3. selama 2 jam berjalan, sampailah di Pos I merupakan Pos peristirahatan pertama pada pukul 01.00 tanggal 3 oktober 2009 istirahat selama 20 menit, kemudian kami lanjutkan perjalanan.
4. pada pukul 03.00 kami tiba di Pos Ekstra merupakan pos peristirahatan sebelum Pos II, istirahat 20 menit, lanjutkan lagi perjalanan.

5. dan tibalah kami di Pos II merupakan Pos Peristirahatan ke dua pada pukul 05.00 … karena stamina sudah mulai menurun akibat tidak pernah Tidur, maka kami semua putuskan untuk istirahat tidur di Pos II sampai pagi jam 07.00 melanjutkan perjalanan ke Pos III yang rutenya terus menajak… :faint:

6. kami tiba di Pos III merupakan Pos Peristirahatan ke tiga pada pukul 10.00 pagi. Post III ini berada pada ketinggian 2000 m dari permukaan laut, sehingga di pos ini banyak di jumapi bunga Edelwise, strauberry liar, dan tanaman cemara jarum tentunya…. istirahat cukup lama sekitar 30 menit, karena rute berikutnya cukup terjal dan berbahaya.

7. perjalanan berikutnya menuju PLAWANGAN senaru, tetapi sebelumnya dapat beristirahat di Pos Cemara Lima, medan untuk menuju Plawangan adalah bukit savanna yang hanya di tumbuhi Rumput kering dan Tanaman Cemara jarum yang letaknya tidak merata, bukit tersebut di kenal dengan nama Jurang Penyesalan dikatakan demikian karena siapapun yang mendaki jurang itu pasti merasakan penyesalah di dalam hatinya, dan saya pun merasakan itu… 😥 di saat saya mendaki jurang itu Kabut tebal sedang turun sehingga terik matahari tidak terasa, tetapi ruginya sulit melihat jejak kaki orang untuk mengambil rute perjalanan. Saya pun harus berteriak untuk meminta bantuan siapapun yang melewati rute yang sama dengan saya, jika kabut sudah turun jarak pandang kurang dari 100 m, jadi berasa seram, karena saat itu maria nekat mendaki sendiri menuju Plawangan untuk mengurangi rasa dingin :awww: kalau sudah berjalan mendaki, suhu tubuh bisa naik lagi sehingga rasa dingin tidak begitu terasa… :yes:

8. akhirnya pada pukul 15.00 maria tiba di Plawangan Senaru yang ketinggiannya 2600 m dari permukaan laut 😉 😉 😉 sambil menunggu 4 orang teman yang masih tertinggal di belakang, kami mengambil nafas dalam2 untuk menyiapkan mental turun melalaui jalur Plawangan yang sangat terjal menuju Danau Segara Anak, di dalau tersebut muncul Anak Gunung Rinjani yang sekarang sedang aktif-aktifnya mengeluarkan larva dan asapnya ….

9. ucapan syukur yang sangat mendalam kepada Allah swt maria ucapkan ketika akhirnya tiba selamat di Danau Segara Anak pada pukul 19.00 tanggal 3 Oktober 2009, atas keinginan dan kerja keras kami, semua dapat selamat tiba di tujuan… 🙂 begitu tiba di sana tenda didirikan, api unggun di baker sekaligus mempersiapkan makan malam… yang pertama maria lakukan adalah cuci kaki di danau yang airnya seperti air di dalam kulkas… :faint: sambil melihat larva Anak Gunung Rinjani yang turun dari tepi kawahnya… indaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh banget kelihatannya, suara gemuruh Gunung itu sesekali seperti bunyu pesawat, sesekali berbunyi seperti ombak laut, sesekali seperti bunyi Truk dongkrak yang menumpahkan muatannya… entah nuansa apa yang maria rasakan…. Sangat sangat luar biasa …. :up: :up: :up: semua pengorbanan seperti terbayarkan sudah…. 😮 😮 😮

selama mendaki banyak sekali kesempatan bertemu orang2 mancanegara yang mendaki maupun sudah turun dari Gunung Rinjani… mereka terlihat sangat bersemangat menikmati pemandangan di Hutan Rinjani maupun Pemandangan Danau Segara Anak,… banyak di antara mereka sesekali menegur maria karena Mendaki dengan bertelanjang kaki tanpa sandal maupun sepatu, sebenarnya alasannya simple, marian tidak punya sepatu olah raga dan sandal yang maria pakai di malam hari sangat licin, jadi mengganggu gerak saja, jadi deh maria telanjang kaki mendaki gunung Rinjani sampai ke Plawangan… 😆 bahkan ada seorang Guide yang turun dari gunung ingin memberikan maria sebuah sandal gunung, tapi malah maria tolak, baru sekarang rasa menyesalnya, kenapa gk maria terima saja ya…. 😥 😥 benar-benar bodoh … :faint:

di semua jalur yang maria lewati, jalur Plawangan menuju Danau adalah yang paling menantang dan mengerikan, beberapa kali maria harus merangkak untuk mendaki bebatuannya, dan ngesot untuk menuruninya… 😆 saking terjal jalurnya, selain itu maria harus melawan rasa takut karena ketinggian…fiuuuuhhhhh semuanya perasaan campur aduk,… rasa sedih, sesal dan takut bercampur, tapi harus tetap semangat menuju tujuan yaotu Danau Segara Anak…. tidak tebayang jalur untuk mendaki puncak Rinjani, pastinya lebih parah dari Jalur Plawangan…. 😉

Di Danau Segara Anak kami menignap selama 2 malam, hari-hari di danau kami habiskan untuk memancing ikan, mandi di Hot Sping tapi maria tidak sempat ikut Karena kaki sudah sangat sakit… hehehe, pada tanggal 5 Oktober kami semua pulang, turun gunung pad pukul 06.00 pagi, dan sampai di RTC pada pukul 18.00 sore.

suatu saat nanti, maria ingin mencoba mendaki sampai ke Puncak Rinjani , so Rinjani I’m Coming …:happy:

Note:
Tips bagi pemula seperti maria 😀
1. saat mendaki sebaiknya mengunakan celana pendek atau celana panjang yang longgar agar memudahkan untuk melangkah dan sangat membantu saat mendaki bebatuan di jalur Plawangan
2. jangan terlalu banyak makan, karena dapat cepat membuat sakit perut sehingga sulit berjalan, lebih baik rutin meminum air putih setiap 25 meter berjalan
3. dan umumnya tips dari para profesioal, mendaki adalah meditasi, setiap 1 melangkah menggunakan 1 napas, jadi bisa teratur langkah dan pernapasannya…
4. selamat mencoba… :yes:

Foto Foto Di Rinjani, fotonya di ambil menggunakn camera hp SE W200i dan W800 jadi hasilnya tidak begitu bagus… 😥 tidak apa2 lah yang penting ada kenang kenangan dari sana… :happy:

Advertisements

24 thoughts on “Rinjani, I’m Coming

  1. maria2309 says:

    bukannya Hobi, tapi kepengen ikut karena memang hoby jalan2.. :D, mumpung ada kesempatan… jadi deh…:Dkalu mbak funz mau daki gunung Rinjani, maria bersedia kapan saja jadi guide nya… :yes:

    Like

  2. maria2309 says:

    @pete : itu cuman issue saja… Gk ada yg namanya air awet muda…:D@mbak funz: kalo punya tekat, pasti bisa… :yes: jangan heran kalo banyak orang2 tua seusia kakek nenek sy yg tetap naik gunung… Bahkan anak2 usia SD yg ikut orang tuanya mendaki,.. Pokoknya, model yg seperti maria, kalah telak deh dari mereka,.. :down:

    Like

  3. masthebee says:

    ada kok mar air awet muda tuh,aer aki..hehehe..kalo mau akinya awet,maka jgn lupa bwt diisi aer akinya….tuh aki2 jadi awet muda mar..:Dcoba dengerin lagu ini:

    Berpetualanglah, hingga kau temukan sebuah arti. Salam lestari!

    Like

  4. maria2309 says:

    Kalo peta lintasan, maria gk punya…hehe… Coba googling aja, sapa tau ada petanya… Bsok kalo pergi k Bayan lagi, maria jga pengen minta peta track rinjani d RTC senaru… :up: kalo dapat, pasti maria upload nanti…

    Like

  5. Senthir001 says:

    Tmn aku wkt krj di Bali dulu mar. Namanya robert dia pemandu rinjani, tglnya di mataram tp ga tau alamatnya. Tp sejak kita cabut dr bali mpe skrg ga da kontak.

    Like

  6. faessallass says:

    lam kenal maria…saya dari jogja pengen ke rinjani tggl 20 ini…kata basecam senaru kemarin tak hubungi gak boleh turun ke danau.. apa bener?? nah kamu kok boleh turun? hehe mohon infonya yahoya kalo dari mataram ke senaru atau sembalun naik apa?

    Like

  7. maria2309 says:

    Setau sy, bulan agustus kmarin belum boleh k danaunya, tapi bulan oktober kemarin udah boleh kok…bulan inipun sepertinya masih boleh k danaunya, memang sih anak gunung rinjani tetap aktif, tiap hari keluarkan larva, tapi gk terlalu besar jadi sepertinya masih aman2 saja :up:d mataram hujan seminggu sekali… Kalo d senaru dari bulan oktober kmarin udah hujan kok, tapi d danaunya gk ada hujan sama sekali… Mungkin karena skrng hujan makanya belum boleh k danaunya, takut ada longsor…Dari mataram k senaru ato sembalun bisa pake mobil ato motor… Sy sendiri kmarin pake motor Perjalanannya 2 jam dari mataram k senaru…, dulu kalo pergi k sembalun dari mataram brangkat pake motor jam 5 pagi, sampai d sembalun jam 7 pagi, cz jalanan sepi jadi lebih cepat, tpi kalo brangkat jam kantor bisa kan waktu 3 jam lebih… Terserah lebih nyamannya pake apa ja boleh… 😀

    Like

  8. maria2309 says:

    Hehe… Tahun ini jelajahalamindonesia d my opera sepertinya bakal naik k rinjani lagi… Kalo mau, hubungi aja orangnya, itu nama account nya d my opera… :up:

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s