Jejong di Jakarta


a.k.a anak kampung masuk ibu kota part 4 :yes: yup, ini kali ke 4 maria mengunjungi ibukota negara kita Jakarta. sebelumnya pernah maria ceritakan di anak kampung masuk ibu kota, anak kampung masuk ibu kota part 2, sedangkan anak kampung masuk ibu kota part 3 tidak maria tuliskan, karena sama seperti yang part 1 cuman numpang lewat doang di tol dalam kota via Damri 😆 karena tujuan utamanya bukan ke Jakarta, tapi ke Bogor :p

nah di part 4 ini, maria memberanikan diri menikmati pemandangan sebagian kota Jakarta dengan menggunakan Busway :happy:

pertamanya, jelas dong cari-cari info jalur busway di website resmi Bus Trans Jakarta, kemudian tanya2 juga di twitter kommunitas pecinta busway @infobusway dan mbak @dhincroy :up: sekalian download peta rute trans jakarta 😉

tanggal 17 Desember, dari bandara soekarno hatta, maria antri naik taksi TAXSIKU (taksi yang paling bisa dipercaya :yes:) menuju daerah kota bambu selatan di belakang RS Pusat Jantung Harapan Kita dan RS Dharmais biaya taxi nya cuman 75rb plus 9rb untuk tol anggap saja totalnya 100rb 🙂 kemudian cari kost-kost an di sekitar RS rata-rata 100rb per malam kamarnya sudah ber-AC dengan 2 tempat tidur dan TV, tapi hati-hati banyak penjaga kost yang nakal yang menaikkan harga dari tarif sebenarnya, jadi harus pintar pilih-pilih ya :up:

hari berikutnya tanggal 18 Desember, maria coba naik busway koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit) halte S. Parman harapan Kita menuju halte S. Parman Central Park, cuman turun satu halte, yaaahh namanya juga percobaan anggap lah pemanasan 😆 iseng-iseng masuk mall Central Park dengan security check di setiap pintu masuk :up: ternyata itu mall isinya barang-barang branded semua 😮 yang harganya ber jeti-jeti 😆 gk cocok lah sama tampilan kuh yang anak kampung begini :doh: tapi lumayan lah bisa cuci mata, ngeliatin yang blink-blink di situ, tempatnya nyaman banget, pengunjungnya juga sedikit, nuansanya persis seperti liatin Galeria Mall di Kuta Bali, yang isinya barang-barang mahal untuk bule-bule 😀 ada tuh tas Levis yang saya sukaaaa banget lihat, tapi gk sanggup beli 😆 … setelah puas ngadem di Central Park, berikutnya jalan sedikit ke mall Taman Anggrek, seperti mall-mall lain ya isinya begitu-begitu saja, tulisan SALE di mana-mana, tapi tetap saja mahal *menurut kuh* :p setelah puas cuci mata, langsung balik ke kost, karena jam 5 sore jadwal ibu ku untuk kontrol 🙂

hari berikutnya tanggal 19 Desember, kegiatan full ngantri di RSPJ mulai dari cek lab sampai ngantri ambil obat di apotek askes, yang antriannya lamaaaaaaa, dan akhirnya jam 12 siang, maria tinggal saja itu antrian, besok pagi baru di ambil 😆 lumayan lah obat-obat gratis, dari pada beli di lombok harganya sekitar 400rb :doh: istirahat sebentar di kost, jam 2 lanjut temenin ibu ke pasar Tanah Abang, ibu di rumah jualan baju, jadi dia belanja grosiran di sana, dan saya jadi potter nya :lol:,, naik bajai pulang pergi 40rb.

tanggal 20 Desember, akhirnyaaaaaaaaaaaaaaaaa maria bisa lihat langsung icon kota Jakarta, yaitu Monumen Nasional, rasanya pasti sesuatu banget bagi kami-kami yang orang daerah, kalo gk pernah liat monas, rasanya gk pernah ke Jakarta 😆 setelah 4 kali ke jakarta, baru kali ini sempat lihat monas :p semua di tempuh dengan busway dengan hanya 3.500, seperti biasa naik koridor 9 (Pluit – Pinang Ranti) halte S. Parman Harapan Kita, turun di halte Semanggi, kemudian menuju ke halte Bendungan Hilir koridor 1 (Blok M – Kota) melalui SWPA (Sky Walk Paid Area) untuk ganti koridor, jadi gk perlu bayar lagi setelah sampai di halte Bendungan Hilir, langsung naik saja Busway yang jurusan Kota di koridor 1 (ada petunjuk rute nya kok :yes: jadi gk perlu takut tersesat), kemudian turun di halte Monas, bisa juga di Halte Bank Indonesia, tapi rasanya lebih dekat yang di Halte Monas, nyebrang tinggal pencet tombol rambu penyebrangan supaya pengendara kendaraan bermotor bisa berhenti memberikan peluang bagi kami-kami pejalan kaki untuk menyebrang jalan :up: jalan sedikit ke arah selatan dan belok ke timur, maka terlihatlah tugu Monumen Nasional dengan emasnya itu 😉 dari sana juga kelihatan Masjid Istiqlal, cuman gk sempat mampir ke sana, cz kasian liatin ibu ku yang jalan terus panas-panasan :p (dia pengen naik busway, makanya ikut-ikut terus setiap sy jalan-jalan :lol:) dari koridor 1 bisa melihat yang namnya Sarinah di kawasan menteng dan Bundaran Hotel Indonesia.
setelah puas liatin monas dan foto-foto tentunya, kita putuskan pulang, tapi mampir dulu di Plaza Semanggi and Liatin langsung yang namanya Balai Sarbini yang biasa muncul di TV :p sesuatu banget lah, trus pulang deh naik jalur yang sama halte Semanggi ke halte S. Parman Harapan Kita, sampai kost langsung tepar dan gempor ini kaki :p sorenya, kontrol lagi ke RSPJ

Tanggal 21 Desember, saatnya pulang, ketemu lagi dengan tempat favorite ku Bandara Internasional Soekarno Hatta… suatu saat kalo ada kesempatan ke Jakarta lagi, pengen main-main ke tempat-tempat lain yang bisa ditempuh dengan Busway :happy:

selain cita-cita pengen ke Jepang, maria juga pengen melihat kota Yogyakarta, Solo, Bandung, tempat-tempat di Sumatra, Sulawesi, Kalimatan, Irian, Maluku dan NTT… pengen juga ke negara-negara ASEAN *ngelirik passport yang belum ada stempel nya 😆 *

Advertisements

35 thoughts on “Jejong di Jakarta

  1. i-bar says:

    Asyik juga cerita Maria. Jadi inget waktu pertama dulu ke jakarta di tahun 80'an. Lebih culun dari kamu karena tempo dulu lum bisa ngakses informasi seperti sekarang. He he hee "jempol" deh Maria !!

    Like

  2. maria2309 says:

    Enaknyaaaa yg ada kereta api d daerah nya,..d lombok gk ada,..waktu k malang, cuman pernah liat rel kereta api doang, gk pernah liat gerbong nya :lol:kalo jalur utara, timur, selatan, itu rute nya k mana saja dan melewati prov mana saja? Pengen tau

    Like

  3. jajoen says:

    naik kereta api tut.. tut.. tut..siapa hendak ikut…haha, kereta api?ke banyuwangi yang 15 jam naik kereta aja pernah kok.tapi kalo ke jakarta belum pernah :)baru jalur selatan sampai bandung dan jalur timur sampai banyuwangi. jalur utara belum pernah.

    Like

  4. maria2309 says:

    jangan datang pas musim ujan dong :yes:pak jajoen dan omik enak kan, ke jakarta pake kereta api juga bisa… *gk pernah naik kereta api, diri kuh*

    Like

  5. wongesp says:

    clotak clotak clotak tot tot tottt…saat dibuka jakarta wanita melihat lelaki bagaikan setan .. Tpi justru dimata lelaki wanita rumah surga ,,Aku jd bingung ada setan masuk surga ..ternya diIbu kota Aku liat ibu hamil tua…aku tanya ma ibu…*bu udah berapa lma anaknyabertapa dalam perut… "ibunya tersenyum manis aja… Jdi SAYA UCAPKAN SALAMAT HARI IBU yah…titik tetes airmata kesedihanku jatuh dalam lankahku saat ku ingat SEORANg IBU…

    Like

  6. maria2309 says:

    eeeh, omiiiiikk rugi amat sih, d fasilitasi kereta api, gk pernah d pakai… :doh: coba deh, sekedar iseng2 naik kereta, malang jogja, trus balik lagi…:yes:mumpung masih muda dek, mumpung masih belum punya tanggung jawab, nikmati masa muda nya dengan coba2 banyak hal baru :up:

    Like

  7. hadame says:

    omigot…P*l*po itu kota…udah jadi hutan beton… *sounds familiar… :lol:sakin kota ny, bulan depan pemilihan walikota, ada 9 calon… :doh:

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s