What We Remember Lyric

by : Anggun

Planes fly over my head
Drawing lines in the sky
Destined to be forgotten
Words you dared to say
That left the clouds in my eyes
On hold to be forgiven

Can’t you see it in my face
The struggle and the grace
Some things I cannot hide
We’re dodging bullets with this game
But the pleasure and the pain
Are only there for a while

‘Cause nothing lasts forever, forever
No, nothing lasts forever
We only have what we remember
We only have what we remember
We only have what we remember

Though life plays hard to get
Somehow I keep the smile
And let my heart do the rest
One thing I can regret
Is when I’m too afraid to try
To give it my very best

Don’t want my memory of you
The love that once was true
Slowly fades away
Something that I can’t undo
Can break my heart in two
Is what they called the twist of fate

‘Cause nothing lasts forever, forever
No, nothing lasts forever
We only have what we remember
We only have what we remember
We only have what we remember
We only have what we remember

lagu pertama yang maria suka di awal tahun 2018, lirik nya pas 😊

Advertisements

Jujur Saja lyric

by: Johannes Rusli & Friends feat. Cassia Agata

  

siapakah dia
mampu mencuri hatiku
tak terbayangkan pesonanya
bukan ku tak tau
kau pun cinta pada ku
tak ku sangka
dua rasa ini terpadu
dan menunggu mu tuk

jujur saja
bila kau mencintai diri ku
yang slalu mencintai diri mu
jujur saja
bila kau mengingini diriku
menjadi milik mu
jujur saja
bila kau mencintai diri ku
yang slalu mencintai diri mu
jujur saja
bila kau mengingini diriku
menjadi milik mu

siapakah dia
membuat ku tersipu malu
tak ku sangka
dua hati ini tepadu
dan menunggu mu tuk

jujur saja
bila kau mencintai diri ku
yang slalu mencintai diri mu
jujur saja
bila kau mengingini diriku
menjadi milik mu
jujur saja
bila kau mencintai diri ku
yang slalu mencintai diri mu
jujur saja
bila kau mengingini diri ku
menjadi milik mu

Papan Penanda Isi Hati lyric

by: JKT48

source: darmawanalfan3

IMG_4150.PNG

Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Ooh
Aai yay yay yay

Lihat ke sini,
Sebentar saja
Ayo sadarlah pada
Keberadaanku

Lihat ke sini,
Lima detik pun
Lihatlah diriku
Yang didekatmu

Tetapi sebenarnya
Walau mata bertemu
Sebentar dan tidak sempat
Mengucapkan apapun

Papan penanda isi hati
Padahal jika kau melihat
Pasti akan mengerti
Perasaan ku

Jika disini aku tulis
Aku suka pada dirimu
Walau dada berdebar
Walau pun berkeringat
Bisa ungkapkan cinta

Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Ooh
Aai yay yay yay

Give me a change
Sekali saja
Berdo’a sendirian
Sambil menunggu

Give me a change
Kebetulan pun
Ayolah kau menengok
Ke arahku

Harus beranikan diri
Lalu mulai menyapa
Meski mudah diucapkan
Sulit tuk dilakukan

Papan penanda isi hati
Masukkan tangan dari mulut
Ganjalan hati itu
Ayo ambillah

Aku suka pada dirimu
Jikalau itu tersampaikan
Walau tidak dijawab
Walau tampak kesulitan
Bisa jadi hepi

Semua orang menyimpan
Kata-kata yang penting
Jauh di suatu tempat
Di dalam
Lubuk hati

Papan penanda isi hati
Padahal jika kau melihat
Pasti akan mengerti
Perasaan ku

Jika disini aku tulis
Aku suka pada dirimu
Walau dada berdebar
Walau pun berkeringat
Bisa ungkapkan cinta

Papan penanda isi hati
Hey coba lah
kau keluarkan
Hal yang terfikirkan
Terus teranglah

Jika tidak bisa diucapkapkan,
Cukuplah di tuliskan saja
Yang ingin di sampaikan,
Yang ingin diucapkan
Sadarilah tandaku

Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Ooh
Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Aai yay yay yay
Ooh
Aai yay yay yay

Sepatu lyric

by: TULUS

IMG_4069.PNG

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia
Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu.

Sewindu lyric

by : TULUS

20140810-073727 AM-27447606.jpg

Sudah sewindu ku di dekatmu
Ada di setiap pagi, di sepanjang harimu
Tak mungkin bila engkau tak tahu
Bila ku menyimpan rasa yang ku pendam sejak lama

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis merayumu

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya engkau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu