Bali lagi

long weekend dari tanggal 10, 11, 12 Desember 2016, maria dan keluarga habiskan untuk berlibur ke bali lagi, selain dekat dengan lombok, memang bali tidak pernah membosankan,
kali ini kami menginap di Sawah Indah Villa, daerah Sidemen kabupaten Karangasem, tempatnya lumayan agak di perbukitandan banyak sawahnya dan agak dingin suhu nya

nyebrang dari pelabuhan lembar jam 01.30 pagi sampai di pelabuhan padangbai jam 07.00 pagi karna kapal nya agak lamban dan ngantri nyandar lumayan lama, kemudian keliling ke Kuta dulu sambil jemput Yuni, barulah menuju ke villa yg dituju

dengan harga cukup terjangkau, tipe family room menyediakan 2 double bad dan 1 single bad, jadi cukup untuk kami sekeluarga, vasilitas kolam renang, kamar mandi terbuka, bathtub, shower, toiletries dll, sangat nyaman menginap di Sawah Indah Villa, tidak heran rating nya bagus di Traveloka dan TripAdvisor

50 tahun

  
selamat ulang tahun ke 50 untuk ibu tercinta

we love you so much!

ANA mileage

awalnya sih iseng download aplikasi ANA (all nippon airways) di App Store, langsung daftar di ANA mileage club nya, simple dan tidak ribet, setelah kira-kira 2 bukan, kartu fisik keanggotaan nya tiba di rumah, yaaay!

dari amplop suratnya saja sudah beda rasanya, kertas surat yg dipakai juga lebih tebal dari produk Indonesia, hahaha

20140611-010635 AM-3995966.jpg

20140611-010637 AM-3997581.jpg

20140611-010636 AM-3996760.jpg

Menggembel ke Kuala Lumpur

Anak Kampung ke Luar Negeri – Malaysia

KL10hahahaha, anak kampung ada kemajuan sekarang nyoba menggembel sendirian ke Malaysia untuk pertama kalinya, motif utama “untuk dapat stempel imigrasi” passport ku sudah setahun dibuat, dan baru kemarin tanggal 26 dan 27 Oktober 2013 akhirnyaaaaa bisa beneran di bawa, walaupun cuman ke negara tetangga :yes: untuk pemulaan sebelum nanti coba ke negara-negara yang lebih jauh 😉

Okeh, orang Indonesia pasti udah banyak yang sering ke Malaysia, tapi ini hal baru bagi saya jadi Special bangeeetttt, karena baru pertama kalinya ke luar negeri *norak mode on* 😆 perjalanan saya kemarin walaupun singkat dan sendirian tapi sangat menyenangkan, banyak kejadian lucu sekaligus memalukan, tapi itu pengalaman baru, pokoknya noraknya anak kampung keluar semua 😆

pesawat yang saya gunakan dari Bandara Internasional Lombok (BIL) adalah AirAsia yang dari bulan Mei sudah saya pesan bersama teman dari website AirAsia, tapi karena ada urusan keluarga jadinya teman ku batal berangkat, alhasil saya sendirian yang berangkat. Untuk informasi, harga tiket AirAsia pulang pergi dapat Rp. 700.000,- (harga promo). Dari 2 minggu sebelum keberangkatan sudah melakukan web check in supaya gk repot ngantri di counter check in di bandara. Jadi begitu masuk di BIL langsung masuk ke lantai 2 untuk bayar Airport tax Rp. 100.000,- kemudian mengantri di Imigrasi Indonesia. Pesawat berangkat 12.15 tiba di LCCT jam 15.30

nah, dari sinilah petualangan dimulai. sambil tetap membaca petunjuk arah setiba di LCCT, langsung menuju ke arah imigrasi Malaysia, kemudian keluar dan membeli tiket kereta KLIA transit menuju KL sentral seharga MYR 12,5 (sudah termasuk shuttle bus dari LCCT menuju stasiun kereta Salak Tinggi). Saya ikut mengantri bersama beberapa warga Malaysia yang baru pulang melancong bersama teman mereka seorang warga Indonesia, ternyata orang Indonesia dan orang-orang Malaysia itu pegawai Public Bank Berhad yang gedung nya tepat di sebrang Petronas Twin Tower tempat utama yang ingin saya kunjungi, kebetulan banget kan :yes:, ada tuh satu orang dari mereka yang senyum nya manis and handsome pula hahahaha 😆 Shuttle bus nya kami tunggu di seberang terminal kedatangan domestik LCCT , jadi jalurnya LCCT – Salak Tinggi – Putrajaya & Cyberjaya – Bandar Tasik Selatan – KL Sentral

setiba di KL sentral, mondar mandir sambil liatin petunjuk, akhirnya tanya ke bagian informasi di mana LRT yang menuju KLCC, dan diberitahu dengan ramah, beli tiket menggunakan vending mesin layar sentuh milik Rapid KL, sambil ngeliatin orang-orang cara pakai nya 😆 ternyata mudah!!! Dari KL Sentral ke LCCT harganya MYR 1,60 single trip. Saya sempat salah ambil jalur, harusnya line yang menuju Gombak, malah masuk ke line yang menuju Kelana Jaya, tapi untung belum masuk ke keretanya jadi, balik ke line yang seharusnya, harus di ingat di dalam kereta tidak boleh makan minum apalagi buang sampah, didenda MYR 500 :up: untung sempat baca tempelan itu di dalam LRT, jadinya gk jadi makan apa-apa selama perjalanan

setelah sampai di stasiun KLCC, muter-muter cari jalan keluar, karena banyak pilihan nemu papan petunjuk yang mengarah ke Jalan Ampang, akhirnya keluar lewat situ dan tadaaaaaaa kelihatan lah Petronas Twin Tower di sebrang jalan, horeeeeeeeee bahagianya begitu sampai ke tempat tujuan, tepat jam 18.00, seharusnya perjalanan dari LCCT ke KLCC dengan fast train dan LRT memakan waktu hanya 1,5 jam, tapi karena baru pertama kali jadinya banyak liatin papan petunjuk dan banyak bingung nya, sempat tersesat pula 😆 jadi memakan waktu 3 jam untuk saya sampai di Petronas Twin Tower 😆 😆 😆

masuk ke Suria KLCC, sambil beli oleh-oleh dengan uang saku secukupnya, lumayan lah dapat sepatu Vincci, foto-foto petronas twin tower di malam hari memang bagus banget, setelah itu balik ke LCCT dengan jalur yang sama, dari KLCC – KL Sentral dengan LRT, lalu dari KL Sentral – LCCT dengan Fast train KLIA transit. Setiba di LCCT, saya jalan kaki dari pinggiran tempat parkir mobil sampai menuju Tune Hotel KLIA-LCCT tepat jam 21.30, kebetulan ada orang Indonesia dari Surabaya yang akan menginap di hotel yang sama, jadinya jalan barengan ke hotel :yes:

keesokan hari nya waktunya pulang ke Lombok. Jalan kaki dari Tune Hotel ke terminal keberangkatan internasional LCCT, boarding pass hasil web check in di sahkan dulu di documen check counter, barulah menuju imigrasi dan ruang tunggu gate T6 LCCT. Pesawat Air Asia berangkat ke Lombok jam 08.35 setelah berada di udara kurang lebih 10 menit, ternyata pesawatnya kembali lagi ke LCCT karena ada masalah teknis 😦 kami menunggu pesawat pengganti dan berangkat pukul 11.44 tiba di BIL pada pukul 15.30, agak lama landing nya karena tertutup awan mendung

benar-benar pengalaman yang mengasyikkan, suatu saat saya akan jalan-jalan lagi ke sana :happy: gambar di bawah adalah saat-saat ketibaan di Malaysia, gambar selengkapnya di Menggembel ke Kuala Lumpur …. ambil istilah menggembel dari temanku Hadame yang biasa melancong ke negara-negara Asean dan keliling Indonesia :yes: